Senin, 16 April 2012

laporan praktikum kimia 2


LAPORAN PRAKTIKUM
“TITRASI ASAM BASA”
Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Praktikum
Mata Kuliah : Kimia Dasar 2
Dosen Pengampu : Kartimi M.Pd




Disusun oleh :
FATIKAH RAHMA DEWI
NIM : 14111610017
Kelompok I
Tarbiyah/IPA Biolgi-B/2
Asisten Praktikum :
1.   Dewi Fortuna
2.   Ahmad Khaerudin

KEMENTRIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
SYEKH NURJATI
CIREBON
2012
TITRASI ASAM BASA

       I.            TUJUAN

Melakukan titrasi asam basa untuk menentukan konsentrasi suatu larutan.

    II.            DASAR TEORI

Titrasi merupakan salah satu cara untuk menentukan konsentrasi larutan suatu zat dengan cara mereaksikan larutan tersebut dengan zat lain yang diketahui konsentrasinya. Prinsip dasar titrasi asam basa didasarkan pada reaksi netralisasi asam basa.
Titik equivalen pada titrasi asam basa adalah pada saat dimana sejumlah asam tepat dinetralkan oleh sejumlah basa. Selama titrasi berlangsung terjadi perubahan PH. PH pada titik equivalen ditntukan oleh sejumlah garam yang dihasilkan dari netralisasi asam basa. Indikator yang digunakan pada titrasi asam basa adalah yang memiliki rentang PH dimana titik equivalen berada. Pada umumnya titik equivalen tersebut sulit untuk diamati, yang mudah diamati adalah titik akhir yang dapat terjadi sebelum atau sesudah titik equivalen tercapai. Titrasi harus dihentikan pada saat titik akhir titrasi tercapai, yang ditandai dengan perubahan warna indikator. Titik akhir titrasi tidak selalu berimpit dengan titik equivalen. Dengan pemilihan indikator yang tepat, kita dapat memperkecil kesalahan titrasi.
Pada titrasi asam kuat dan basa kuat, asam kuat dan basa kuat dalam air akan terurai dengan sempurna. Oleh karena itu ion hydrogen dan ion hidroksida selama titrasi dapat langsung dihitung dari jumlah asam atau basa yang ditambahkan. Pada titik equivalen dari titrasi asam kuat dan basa kuat. PH larutan pada temperature 200C sama dengan PH air, yaitu sama dengan 7 .





 III.            ALAT DAN BAHAN

1.      Alat :
·         Burret                                      1 buah
·         Botol semprot                         1 buah
·         Corong                                    1 buah
·         Gelas kimia 250 ml                 1 buah
·         Gelas Erlenmeyer 250 ml        2 buah
·         Pipet gondok 10 ml                 1 buah

2.      Bahan :
·         NaOH 0,05
·         HCl
·         Phenolftalein
·         Aquades
·         Kertas /tissue

 IV.            LANGKAH KERJA

Pada percobaan kali ini ditentukan konsentrasi larutan asam menggunakan metode titrasi asam basa.
1.      Pada burret dibersihkan dan dibilas dengan NaOH yang akan dipakai sebanyak 3 kali (± 5 ml), kemudian masukan larutan NaOH kedalam buret dengan menggunakan corong sampai volumenya melebihi skala nol buret, kemudian turunkan volume larutan NaOH pada buret sampai tepat skala nol.
2.      Pada Pipet 10 ml, dilarutkan  asam yang akan ditentukan konsentrasinya dengan menggunakan pipet gondok dan masukan kedalam labu Erlenmeyer dengan teknik yang benar.
3.      Ditambahkan aquades kedalam labu Erlenmeyer ± 5 ml untuk membilas larutan yang menempel pada dinding labu Erlenmeyer, tambahkan tiga tetes indikator penolftalien.
4.      Dilarutkan titrasi dengan cara meneteskan larutan NaOH dari burret secara perlahan-lahan tetes demi tetes sampai larutan akan berubaha warna pink.
5.      Dicatat pada keadaan akhir buret yang menunjukan volume larutan NaOH yang dipakai, yaitu selisih volume semula dengan volume akhir. Cari V3 dengan cara :
( Vawal – Vakhir dipakai )
6.      Ulangi percobaan  sebanyak dua kali.
7.      Dihitung konsentrasi larutan yang telah dititrasi dengan menggunakan rumus :
VNaOH . NNaOH = VHCl . NHCl
N = M . a

    V.            HASIL PENGAMATAN

Pada percobaan ke I

1.      Diketahui :   N1 = 0,05 M
   V1 = (Vawal – Vakhir)
        = 50-27
        = 23
VHCl = 10 ml

N = M .a
   = 0,105 . 1
   = 0,105


                                    VNaOH . NNaOH = VHCl . NHCl
                                        23   . 0,05     =   10    . NHCl
                                                                1,15      = 10 NHCl
                                                                NHCl       =
                                                            = 0,115 M
                                    NaOH + HCl             NaCL + H2O
                                                                        NaOH          Na+ + OH-
                        Koefesien reaksinnya = 1        HCl               H+ + Cl-

Percobaan ke II
2.      Diketahui  : N1 = 0,05 M
V   = (Vawal – Vakhir )

1 komentar:

  1. Welcome to the Casino Review page - Yogonet
    Casino Review. 리드 벳 What is the minimum deposit av 보는 곳 at the casino? Casino's minimum 알바로모라타 deposit 삼성 코엑스 at €100 is €25, no deposit required. winwin 토토 The casino  Rating: 4.1 · ‎Review by Gian Chacko

    BalasHapus